Tampilkan postingan dengan label pengalaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengalaman. Tampilkan semua postingan

VIDEO PRIVATE CAMP di PANTAI NGETUN GUNUNG KIDUL DIY ( KPJ UGM 2011 )

Pantai Ngetun Geosains Penginderaan Jauh KPJ UGM 2011

PLAY DI VIDO BAGIAN BAWAH

Liburan Private Camp anak-anak Kartografi Penginderaan Jauh (KPJ) UGM 2011
Pada tanggal 3 - 4 April 2016 di Pantai Ngetun.
Sebuah pantai yang masih asri dan belum banyak terjangkau wisatawan.
Didokumentasikan sebagai kenangan untuk masa depan.
Kapan ke Jogja lagi?

Follow : @kpjugm2011

----------------------------------------­­---------------------------------------­-­--------------------------------------­--
Diproduksi oleh Aditya Wicaksono
IG / Twitter @Adityawise
----------------------------------------­­---------------------------------------­-­--------------------------------------­--­------
Background music =
Steerner & Kavela ft. Matthew Steeper - Horizon [Proximity Release]

VIDEONYA CHECK THIS OUT!


Video Jalan - Jalan ke Keraton Yogyakarta ( KPJ UGM 2011 )

Keraton Jogja Geosains Penginderaan Jauh KPJ UGM 2011

VIDEO SILAHKAN TONTON DI BAWAH !

Silahkan ditonton Video Youtube
Jalan - Jalan ke Keraton Yogyakarta ( KPJ UGM 2011 )
23 Maret 2016
Liburan anak-anak Kartografi Penginderaan Jauh (KPJ) 2011
Pada tanggal 24 Maret 2016 di Kraton Yogyakarta.
Didokumentasikan sebagai kenangan untuk masa depan.
Kapan ke Jogja lagi?

Follow : @kpjugm2011

----------------------------------------­­---------------------------------------­-­--------------------------------------­--
Diproduksi oleh Aditya Wicaksono
@Adityawise
----------------------------------------­­---------------------------------------­-­--------------------------------------­--­------
Background music =
Cartoon feat. Jüri Pootsmann - I Remember U
BERIKUT VIDEONYA :



Polemik Lahan Parkir Jalan Sains ( Antara Fakultas Kedokteran UGM dan Fakultas MIPA UGM )

direpost dari tumblr 
karya Hamzah Muhammad Hafiq
untuk diabadikan

Tanggal 10 September 2014, civitas akademika FK UGM menjadi geger. Hampir seluruh kaca mobil yang selalu membuat Jalan Sains penuh ditempeli kertas selebaran bertanda Satuan Keamanan dan Ketertiban Kampus (SKKK) UGM disertai dengan logo UGM bertuliskan: PLAT NOMOR ANDA TELAH KAMI CATAT, APABILA BESOK MASIH PARKIR DI SEPANJANG JALAN SAINS, MOHON MAAF BAN MOBIL ANDA AKAN KAMI GEMBOSI. Esok harinya, Jalan Sains ternyata masih penuh sesak dengan mobil, dan di penghujung hari, terdapat laporan sedikitnya 5 mobil yang telah di gembosi (ban mobil di kempeskan). Kemudian isu menjadi semakin liar karena ternyata yang melakukan pengempesan ban mobil adalah dari mahasiswa Fakultas MIPA dan SKKK di dekat hutan biologi mengaku tidak tahu-menahu terkait peraturan yang baru dikeluarkan ini. Banyak sekali pendapat-pendapat penuh emosi dan bertemakan hak asasi manusia keluar dari mahasiswa FK UGM. Pendapat mereka hampir seluruhnya menggugat aksi sepihak dan kasar yang dilakukan oleh mahasiswa MIPA yang diwakili oleh BEM KM FMIPA UGM terhadap properti yang dimiliki oleh individu civitas FK UGM.

            Namun, apabila ditilik kebelakang, banyak sekali peringatan-peringatan sebelum peristiwa ini bisa terjadi dan menimbulkan gejolak. Pertama kali dimulai dari surat edaran 0242/Dir-PPA/Sarana/2014 tertanggal 7 Maret 2014 yang berisikan larangan bagi mahasiswa untuk membawa kendaraan ke kampus karena UGM tidak menyediakan lahan, namun bagi mahasiswa yang membawa motor dapat parkir di kantong parkir yang disediakan. Ketika disebar, banyak yang tidak menghiraukan karena kebijakan ini tidak praktis dan tidak mungkin dapat dilaksanakan. Pada bulan-bulan selanjutnya ada selebaran kertas yang diletakkan di kap mobil yang berada di sepanjang Jalan Sains, sebagian besar isinya berupa sindiran bahwa Jalan Sains bukan tempat parkir dan meminta tolong agar hak pesepeda diperhatikan. Sampai berupa peringatan-peringatan selebaran kertas tanpa identitas pembuat yang tersebar di pagar-pagar disamping Jalan Sains, gerbang masuk Jalan Sains dan tentu saja di mobil-mobil. Semua berisikan pesan bahwa Jalan Sains bukanlah tempat untuk parkir dan himbauan untuk parkir di tempat lain. Sampai pada akhirnya timbul surat peringatan langsung dari pihak SKKK.

Surat Edaran nomor 0242/Dir-PPA/Sarana/2014
           Terbukti, pada tanggal 11 September 2014 Jalan Sains masih saja dipenuhi oleh mobil namun bannya telah kempes, pada tanggal 12 September 2014, Jalan Sains sudah lengang, hanya terlihat satu dua mobil, itupun bannya sudah kempes. Tanggal 13 September 2014, Jalan Sains benar-benar tidak ada mobil yang parkir. Namun sepinya Jalan Sains ternyata berolak belakang dengan situasi dan suasana yang terjadi di forum-forum mahasiswa FK UGM yang riuh akibat kebijakan yang dinilai tidak masuk akal.
Gregetnya Mahasiswa MIPA
            Saya mendapat berbagai cerita dan keluhan dari teman-teman mahasiswa MIPA, terutama mereka yang sangat concern terkait isu ini. Menurut info yang saya dapatkan dari Fadjar Mulya, Ketua BEM KM FMIPA 2014 dan Hasti Unggul Priambudhi, Kepala Departemen Aksi dan Propaganda BEM KM FMIPA, mahasiswa dan dosen MIPA merasa resah dan kecewa terhadap aksi sepihak civitas akademika FK UGM yang mencaplok lahan Jalan Sains untuk dijadikan lahan parkir. Banyak sekali kasus-kasus yang tidak mengenakkan seperti mobil yang sulit sekali lewat ketika berpapasan, terserempetnya mobil satu dengan yang lain, atau bahkan pejalan kaki dan pengguna sepeda yang terserempet oleh mobil yang lewat, semua terjadi ketika Jalan Sains sedang penuh sesak oleh mobil-mobil bagus yang diduga milik civitas akademika FK UGM. Hal ini tidak terjadi hanya 1 atau 2 bulan, tapi sudah 2 tahun Jalan Sains semakin penuh sesak oleh mobil.
            Sebagian besar dari civitas akademika Fakultas MIPA merasa geram, kesal dan prihatin dengan Jalan Sains yang semakin penuh sesak dan menyebabkan berbagai masalah. Mereka merasa hak mereka untuk dengan aman dan nyaman menggunakan jalan umum tercederai dengan keangkuhan orang-orang yang mengokupasi jalan disana seolah-olah jalan itu sudah termasuk kepada lahan FK UGM, padahal jalanan tersebut adalah jalan umum. Hal inilah yang menurut saya menjadi salah satu motor pendorong bagi teman-teman BEM KM FMIPA UGM untuk mengadvokasikannya. Bahkan usulan-usulan awal bagi sanksi yang harus diterima oleh orang yang parkir di Jalan Sains cukup keras, seperti dirantai atau selebaran kertas diberi lem alteco.
Kenapa Harus Jalan Sains?
            Banyak yang menanyakan, kenapa harus Jalan Sains yang dipermasalahkan? Kenapa pula tidak jalan kesehatan yang terletak didepan R.S Prof. Sardjito yang dibenahi. Hal ini dapat terjadi karena di jalan kesehatan banyak sekali terjadi tarik ulur kepentingan, sedikitnya antara pihak UGM, R.S Prof. Sardjito, Pedagang Kaki Lima (PKL), dan Dinas Transportasi Kabupaten Sleman. Solusi paling tepat bagi kemacetan dan kesemrawutan di jalan kesehatan adalah dengan membereskan PKL dan lokasi parkir jadi-jadian disana. Namun hal ini sulit dilakukan, karena PKL disana sudah siap mengangkat golok mereka ketika (mungkin satu-satunya) mata pencaharian mereka diganggu dan masalah ini telah lama terjadi. Permasalahan ini pun tampaknya belum menemui titik terangnya dan hal ini terjadi semakin parah.
            Lain halnya dengan Jalan Sains dimana UGM memiliki otoritas penuh terhadapnya. Sehingga cukup mudah bagi UGM untuk memberlakukan peraturan semacam itu di Jalan Sains, yang menjadi landasan bagi pihak SKKK untuk bergerak. Ditambah dengan banyaknya desakan-desakan civitas akademika Fakultas MIPA termasuk Wakil Dekan, dosen-dosen dan mahasiswa Fakultas MIPA akan kegeraman mereka terhadap Jalan Sains saat ini, implementasi akan sanksi yang lebih berat menjadi persoalan yang mendesak.

Respon Pak Noorhadi selaku Komandan SKKK UGM tanggal 13 September 2014 (Pak Noorhadi merupakan Dosen Fakultas Geografi UGM yg juga bersama MIPA tergabung dalam lingkungan kompleks kluster sains, dimana sering mendapat keluhan dari mahasiswa geografi terkait parkir sembarangan anak kesehatan, RED) 
Pandangan Civitas Akademika FK UGM
            Setelah adanya berbagai peringatan, banyak mahasiswa yang tidak mengindahkan urgensi dari Jalan Sains dan lebih jauh lagi, parkiran di FK UGM yang makin sesak. Bukan lagi rahasia ketika dikatakan bahwa FK UGM bukanlah fakultas tempat pendidikan kedokteran diselenggarakan, tetapi sebagaishowroom mobil tempat para dokter meletakkan kendaraan pribadinya. Banyak civitas akademika FK UGM yang masih menganggap remeh akan isu ini. Apatisnya kebanyakan orang saat ini terpatahkan oleh adanya isu yang menggemparkan ini, seolah-olah menyadarkan bahwa UGM tidak hanya FK, tetapi banyak fakultas-fakultas yang lain pula.
            Banyak yang melakukan protes, dan aspirasi tersebut disampaikan terutama kepada BEM FK UGM karena menunjukkan sikap setuju atas perlakuan yang kasar dari “tetangga sebelah” dan seolah-olah tidak mengakomodasi kepentingan mahasiswa yang parkir disana. Hal yang mereka pertanyakan terutama metode sanksi yang dilakukan terlalu kasar, kurangnya sosialisasi dan fakta yang terjadi di lapangan. Mereka pun menuntut permintaan maaf dan keadilan, sampai menyoalkan tentang hak asasi manusia untuk memiliki kendaraan dan menaruhnya disana.
            Dengan segala pertimbangan yang ada, saya pribadi dan teman-teman Departemen Advokasi dan Profesi BEM FK UGM cenderung setuju dengan aksi yang dilakukan oleh SKKK dan dibantu oleh BEM KM FMIPA UGM. Persoalan ini tidak masuk kepada ranah advokasi, kami sepakat untuk tidak akan memperjuangkan hak-hak orang yang melanggar hukum, peraturan dan hak orang lain. Apabila isu ini dibiarkan, maka tren meningkatnya volume kendaraan yang parkir di Jalan Sains tidak akan ada habisnya, tahun 2012 Jalan Sains mulai padat, tahun 2013 terasa penuh, tahun 2014 terasa sesak, mungkin tahun 2017 atau sesudahnya Jalan Sains tidak bisa dilalui lagi karena telah penuh oleh mobil.
            Mengenai sanksi yang terlalu kasar yang dilakukan oleh SKKK dan teman-teman MIPA terhadap orang-orang yang parkir di Jalan Sains dan cenderung seperti premanisme saya pribadi pun cenderung setuju. Rasanya tidak ada solusi yang lebih baik lagi untuk secara efektif dan efisien dalam menghentikan aksi mobil-mobil yang parkir di Jalan Sains. Apabila dirantai dan diberi lem macam-macam tentu akan menimbulkan keributan yang lebih besar, namun jika hanya dilakukan sosialisasi tentu persoalan ini tidak akan selesai karena kebanyakan orang tidak akan terlalu peduli. Buktinya Jalan Sains sekarang sudah sepi dari mobil-mobil yang parkir dan memenuhi jalan, sehari sesudah diterapkannya sanksi ini.
            Selain itu, yang mengesalkan adalah bahwa sebagian besar mahasiswa yang membawa mobil ke kampus dan parkir di Jalan Sains adalah yang tempat tinggalnya berada kurang dari 1 kilometer dari UGM, seperti daerah Pogung, Sendowo dan Blimbing Sari, sedangkan cukup banyak mahasiswa bahkan perempuan yang rumahnya berada cukup jauh dari kampus seperti Kalasan, Bantul, Godean, dan Jalan Kaliurang diatas membawa motor atau bahkan di antar jemput. Meskipun tidak dapat dinafikan bahwa banyak alasan dan kepentingan bagi mahasiswa FK UGM untuk membawa mobil. Alasan itu sendiri cukup beragam. Mulai dari letak rumah yang jauh, mengantar jemput keluarga, keperluan bisnis dan pribadi, sampai karena diinstruksikan oleh orang tua untuk membawa karena alasan keamanan.
Solusi?
Setiap orang di dunia ini berhak untuk membawa mobil dan parkir, dengan alasan apapun yang mereka sukai. Namun dalam kegiatan mendapat hak-hak tersebut hendaknya tidak di sembarang tempat, memperhatikan hak orang lain pula dan tidak menimbulkan permasalahan yang justru mencederai hak orang lain. Analoginya sama seperti mandi, setiap orang berhak untuk mandi, tapi tidak di kolam air depan R.S Prof. Sardjito juga kan?
            Solusi untuk persoalan ini adalah satu: turunkan ego sektoral kita, buang segala bentuk primordialisme fakultas yang justru mengaburkan kejernihan pandangan dalam melihat kebenaran dan sekitar. Transportasi yang digunakan ke kampus hendaklah dikurangi, minimal memakai mobil beramai-ramai, tidak satu orang untuk satu mobil, atau bahkan menggantinya dengan memakai sepeda motor dan jalan kaki jauh lebih baik.
            Sosialisasi mengenai isu yang sensitif ini mutlak untuk diadakan, hal yang positif yang dapat diambil sebagai pembelajaran ini adalah bahwa mahasiswa FK UGM kini lebih aktif dan tanggap lagi dalam memahami isu, lebih kritis dalam berpendapat dan lebih berani dalam menyuarakan keresahan. Hal ini patut dipertahankan dan dijadikan budaya, agar mahasiswa FK tidak lagi hanya berkutat dan belajar bidang keilmuannya saja, tetapi lebih peka dan empati, kunci utama dalam mengarungi profesi kelak.
            Kebijakan itu pasti akan menuai pro dan kontra, setuju dan tidak setuju, saya menerima kritik, aspirasi dan saran agar dapat mengakomodasi kebutuhan mahasiswa FK UGM pada umumnya, kita pun harus memastikan tidak ada standar ganda dalam penerapan kebijakan ini, seperti misalnya apabila mobil mahasiswa FK UGM tidak boleh parkir di Jalan Sains, begitu pula mahasiswa FMIPA UGM tidak boleh memarkirkan motornya di atas trotoar. Saya berharap kejadian penggembosan ban mobil ini hanya terjadi sekali saja dan mari kita tunjukkan persatuan civitas akademika UGM dalam pemikiran, ucapan dan tindakan.

Jalan Sains, yang terletak diantara FK dan FMIPA UGM, sepi
Hamzah Muhammad Hafiq
Mahasiswa Kedokteran yang prihatin dan tidak membawa mobil ke kampus.









Belajar Membuat Aquaspace Untuk Pemula ( Pengetahuan Dasar )


Aquascaping DIY ! (Do It Yourself)

Peralatan Wajib Aquascape

  • Aquarium 
  • Filter
  • Lampu
  • Substrate

Jika Ada Lebih dan Mendapatkan Hasil Yang Lebih Advance
  • CO2 : tabung / DIY, Diffuser atau reactor, selang CO2, bubble counter
  • Pupuk : pupuk dasar dan/atau pupuk cair
  • Lampu highlight dengan spectrum cahaya yang cocok
  • Timer listrik
  • Pendingin (fan / chiller)

Untuk Hasil yang Lebih Optimal atau Aquarium High Tech
  • Filter / powerhead tambahan dengan media yang lebih advanced
  • pH controller
  • Solenoid needle valve regulator untuk CO2
  • Pupuk dasar dan pupuk cair sudah suatu keharusan, lebih keren - lagi kalo menggunakan auto dosing pump
  • Sumber air yang soft, misalnya Reverse Osmosis filtration kecuali memang sudah punya air hibahan surga
  • Sudah pasti Chiller, atau malah heater....

Pembahasan lebih lanjut......
Aquarium
Aquarium untuk aquascape memerlukan spesifikasi yang lebih "advanced" dibandingkan dengan untuk memelihara ikan biasa. Contohnya : kaca yang digunakan harus lebih tebal, pengeleman harus lebih rapi dan kuat, dan lainnya.

Mengapa ? Karena isinya BERAT BANGET, selain pasir silica/soil yang digunakan, pemain aquascape biasanya juga menambahkan batu dan kayu yang beratnya bisa mencapai puluhan kilogram. Tentunya karena ini tekanan terhadap aquarium yang digunakan menjadi lebih besar.
Ada kalkulator khusus untuk menghitung tingkat keamanan aquarium. Link nya akan saya posting belakangan. Jadi, jangan sampai udah buat aquascape cape-cape, eh pas udah mau jadi malah jebol karena tidak kuat menahan tekanannya.

Buatlah aquarium dengan volume paling besar yang dapat dibeli dengan budget anda. Ada keuntungan yang didapatkan dengan memiliki aquarium besar, seperti : ekosistem yang stabil lebih cepat terbentuk, juga irit biaya : karena pada nantinya, pasti aquascaper akan menginginkan aquarium yang lebih besar. Jadi daripada beli 2 kali, mendingan beli yang gede aja sekalian.

Filter
Filter adalah kunci utama kejernihan aquarium dan kestabilan ekosistem di dalam aquarium kita.
  1. Filter MekanisHampir semua jenis filter yang digunakan berfungsi sebagai filter mekanis, yakni bertujuan untuk menyaring atau menangkap kotoran-kotoran yang mengalir melalui media filter. Semakin 'rapat' media filter, misalnya filter wool, semakin banyak kotoran yang dapat disaring, termasuk kotoran yang berbentuk halus. Namun konsekuensinya, media filter tersebut cepat tersumbat (ditandai dengan semakin perlahannya arus air). Jadi, media filter harus dibersihkan secara teratur agar fungsi filter tetap bekerja dengan baik.
  2. Filter BiologisDengan filter biologis berarti kita menyediakan tempat bagi pertumbuhan bakteri untuk mengurai amonia dan nitrit yang berbahaya bagi kehidupan ikan menjadi nitrat yang lebih tidak berbahaya. Bakteri pengurai tersebut sebenarnya juga tumbuh di dalam aquarium, seperti di pasir, batu-batuan, dan bahkan tanaman air. Akan tetapi jumlah ini tidak cukup untuk mengurai amonia dan ditrit yang terbentuk di dalam aquarium. Oleh karena itu harus disediakan tempat yang lebih besar bagi pertumbuhannya, yakni di dalam media filter.Mengingat bakteri pengurai tersebut membutuhkan banyak oksigen untuk kehidupan dan pertumbuhannya, maka tersedianya oksigen sepanjang waktu adalah mutlak. Hal ini dapat tercapai bila arus air yang melalui media filter cukup kuat, sehingga oksigen dapat berjumlah banyak.Menggunakan media filter yang banyak rongga dan tidak cepat tersumbat, misalnya bioball
  3. Filter KimiawiFilter ini fungsi utamanya bukan untuk menyaring kotoran, tetapi untuk membuat kualitas air aquarium menjadi seperti yang kita inginkan.
    Contoh media filter kimiawi :
    - Karbon aktif
    - Peat (humus)
    - Ion Exchange Resin (IER)
    - Reverse Osmosis
    - Ultra Violet
    - Manganese Green Sand
    - Pasir Aktif
    - Zeolit
    - ,Dan lainnya

Lampu
Sebagaimana di alam, tanaman membutuhkan sumber cahaya untuk tumbuh. Di dalam sebuah setup aquascape, lampu digunakan sebagai sumber cahaya yang lebih terkendali dibandingkan dengan matahari di alam aslinya. Cahaya dibutuhkan tanaman untuk berfotosintesa, sebuah proses yang vital, yang membuat tanaman membuat energi yang kemudian disimpan dan digunakan untuk tumbuh. tanpa cahaya yang cukup, proses fotosintesa akan melemah dan kesehatan tanaman berkurang. Dengan menyediakan cahaya yang cukup, dikombinasikan dengan faktor-faktor lingkungan lainnya, tanaman dapat melakukan proses ini di taraf yang optimal.


Substrate
Tanaman menggunakan substrate bukan hanya untuk tempat untuk berakar, tetapi juga sebagai sumber nutrisi, dan untuk beberapa tanaman, adalah tempat untuk bereproduksi. Kesulitan yang ditemui saat bercocok tanam seringkali disebabkan oleh ketidak cocokan substrate. Pasir / kerikil bersih dan bersifat inert (tidak menimbulkan reaksi kimia) dapat membuat media yang cukup baik bagi tanaman untuk tumbuh. Ukuran substrate yang salah dapat mengakibatkan masalah pada pertumbuhan tanaman. Ukuran partikel yang terlalu besar dapat melepaskan pupuk yang sudah kita berikan di dalamnya. Bila substrate terlalu halus, dapat memadat dan memberhentikan pergerakan oksigen dan nutrisi, yang mengakibatkan kerusakan pada struktur akar. Ukuran substrate yang cocok bagi aquarium adalah 1-3mm dan bentuknya membulat. Ketebalan substrate juga berbeda bagi setiap jenis tanaman. Spesies seperti Echinodorus dan beberapa jenis Cryptocoryne, membutuhkan substrate yang cukup dalam untuk memberikan keleluasaan bagi pertumbuhan akar.


Catatan Tambahan
Fotosintesa dan kaitannya dengan CO2, Nutrisi, dan Lampu
Fungsi unik yang dimiliki oleh tumbuhan adalah kemampuannya untuk mengambil energi dari cahaya, CO2, dan air, menggunakan proses yang disebut fotosintesa.
Sel-sel fotosintesa yang berada di serat daun dan batang mengandung pigmen-pigmen yang menjerat energi cahaya untuk memecah struktur molekul air (H2O) menjadi hidrogen dan oksigen. Hidrogen kemudian mengikat carbon dioxida (CO2) dan oksigen (O2) untuk membentuk glukosa (zat gula) sebagai sumber penting dari energi. Oksigen yang merupakan sisa dari pembakaran ini, kemudian dilepas ke dalam air, di mana kemudian digunakan oleh bakteri dan hewan lain, atau kemudian dilepaskan ke permukaan air. Hasil dari fotosintesa ini kemudian disimpan di berbagai bagian dari tanaman, seperti di akar bagian atas. Beberapa tanaman dapat menempatkan zat ini dalam jumlah yang besar di struktur akar yang berbeda. Contohnya, banana plant (Nymphoids aquatica) yang menghasilkan beberapa akar yang berbentuk "pisang" untuk menyimpan zat ini dan nutrisi lainnya. Banyak tanaman yang menyimpan glukosa dan nutrisi ini di rhizomes, bulbs, dan tubers untuk kemudian dapat disalurkan kembali ke bagian-bagian tanaman lain bila dibutuhkan.

Peta Risiko Bencana Vulkanik G.Merapi Kecamatan Pakem

Peta Risiko Via Goocommons

View map on GeoCommons Peta Risiko Via Google Maps


karena keterbatasan jumlah layer yang ditampilkan pada default googlemaps, maka sebagian shp tidak tercover dalam googlemaps

Mengobati Sengatan Lebah dan Tawon Beserta Penjelasannya Secara Lengkap

Bengkak, Demam, Gatal, atau Kulit Merah Setelah Disengat Lebah

Ketika sistem imun tubuh kita mendeteksi adanya zat asing dalam tubuh, dia akan mencatat karakteristik zat asing tersebut dalam sistem memorinya. Ada 2 sistem kekebalan tubuh:
  1. Sistem kekebalan nonspesifik (didapat) (innate immune system)
  2. Sistem kekebalan spesifik (dipelajari/adaptif) (learned/adaptive immune system)

Tahap kerja sistem Imun :
  • Deteksi & mengenali benda asing
  • Komunikasi dg sel lain untuk berespons
  • Rekruitmen bantuan & koordinasi respons
  • Destruksi atau supresi penginvasi
Itulah kenapa ketika pertama kali anda mendapatkan sengatan lebah untuk tujuan terapi harus melewati masa penyesuaian terlebih dahulu terhadap racun lebah (bee venom). Karena dalam racun lebah terdapat senyawa-senyawa aktif yang sekaligus memiliki sifat alergic terhadap tubuh. Bila sistem imun kita lemah maka diperlukan 1-3 hari untuk penyesuaian. Namun dalam paparan ke-2 tentunya akan lebih ringan dan selanjutnya efek alergic tersebut tidak muncul lagi siring dengan sistem imun tubuh kita yang sudah melakukan penyesuaian. Tahap penyesuaian yang terjadi antara lain sebagai berikut :
  1. Masuknya bakteri/benda asing  ke dalam jaringan
  2. Vasodilatasi sistem mikrosirkulasi area yg terinfeksi sehingga meningkatkan aliran darah (RUBOR/kemerahan & CALOR/panas)
  3. Permeabilitas kapiler & venul yang terinfeksi terhadap protein meningkat mengakibatkan difusi protein & filtrasi air ke interstisial (TUMOR/bengkak & DOLOR/nyeri)
  4. Keluarnya neutrofil lalu monosit dari kapiler & venula ke interstisial
  5. Penghancuran bakteri di jaringan ® fagositosis (responssistemikdemam)
  6. Perbaikan jaringan


Jadi, bila pada masa awal anda memulai terapi dengan sengatan lebah kemudian terjadi bengkak, demam, gatal ataupun kulit memerah sebetulnya tidak usah khawatir karena itu merupakan reaksi awal dari penyesuaian sistem imun tubuh anda.
Reaksi tersebut sangatlah spesifik tiap individu, ada yang sama sekali tidak terjadi reaksi tersebut meskipun ia baru pertama kali menjalankan terapi sengat lebah. Ada pula yang perlu beberapa kali untuk mencapai kesesuaiannya.
Apamin, salah satu peptida yang terkandung dalam racun lebah memberikan efek stimulasi kerja sistem imun tubuh. Selain itu melitin adalah peptida lainnya memiliki kekuatan yang sangat baik sebagai zat anti-inflamasi. Bee Venom secara umum memiliki aktifitas anti bakteri yang sangat tinggi juga terhadap jamur, parasit dan virus.
Alat Sengat Lebah 
Bagian sengat tawon disebut sebagai Ovipositor yaitu suatu organ hewan/serangga yang digunakan untuk oviposition (bertelur) oleh karena itu hanya dimiliki oleh tawon/lebah betina. Sengatan Hymenoptera (tawon, lebah, dan beberapa semut) juga termasuk ovipositor, tetapi termodifikasi alami sehingga berhubungan dengan kelenjar racun yang digunakan untuk melumpuhkan mangsa dengan racun/bisa
sengatannya. Ketika tawon/lebah menyengat maka alat penyengat (Ovipositor) serta kantung racun tertinggal/tertancap di tubuh korban (lebah madu yang mati setelah menyengat), ada juga yang tidak tertinggal (golongan hymenoptera) dan dapat digunakan menyengat lagi. Pada kasus yang saya alami tadi pagi sepertinya jenis hymenoptera karena bentuk tawonnya berwarna merah gelap cenderung coklat dan sengatannya tertancap di jari karena refleks tangan saat ada sengatan. Racun/bisa dari sengatan tawon/lebah adalah melittin toxin, histamin dan amina biogenik lainnya yang dapat menyebabkan rasa sakit dan nyeri pada bagian yang tersengat.

Zat racun lebah (fosfolipase, histamin, hialuronidase, norepinefrin, mellitin) akan merangsang keluarnya histamin yang menimbulkan 2 jenis reaksi, yakni:
1. Gejala Lokal
  • Rasa terbakar dan nyeri di tempat sengatan
  • Pembengkakan (edema)
  • Gatal (urtikaria, pruritus)
  • Benjolan merah (eritematus)
2. Gejala Menyeluruh (sistemik) *0,4-0,8 %*
  • Merah (angioedema) dan gatal (urtikaria) seluruh tubuh
  • Pembengkakan saluran nafas yang dapat menimbulkan gangguan pernafasan
  • Syok anafilaktif.

Melittin toxin
melittin toxin merangsang ujung saraf reseptor nyeri di kulit. Hasilnya adalah sensasi yang sangat menyakitkan, yang dimulai dengan nyeri yang berlangsung beberapa menit dan kemudian menjadi rasa nyeri, pegal, panas, gatal dan terjadi peradangan. Bahkan sampai beberapa hari kemudian, daerah sengatan menjadi sensitif terhadap sentuhan. Tubuh akan merespon sengatan untuk mengeluarkan komponen racun oleh cairan darah. Jika sengatan tawon/lebah bukan pertama kalinya maka ada kemungkinan sistem kekebalan tubuh langsung mengenali racun dan meningkatkan prosedur pembuangan. Alhamdulillah dulu sudah beberapa kali tersengat tawon/lebah jadi sekarang sakitnya tidak ter la lu walaupun terasa WOW !! hhmm,..

Histamin toxin
Ilustrasi bengkak
Histamin adalah senyawa nitrogen organik yang terlibat dalam respon imun lokal serta mengatur fungsi fisiologis dalam usus dan bertindak sebagai neurotransmitter serta memicu respon peradangan (pembengkakan). Setelah 1-2 jam tersengat maka terjadi pembengkakan pada daerah kulit sekitarnya. Persis sama seperti yang saya alami sob,..setelah sampai di Puskesmas tempat pengambilan data-data tesis. Si jari telunjuk dan telapak tangan atas saya jadi lebih chubby dari tangan sebelah kiri hahaa..Alhamdulillah masih bisa digerakin untuk membuat coretan ini. Racun histamin ini ternyata yang membuat keadaan sengatan tawon/lebah menjadi berbahaya dan menimbulkan dua jenis reaksi pada tubuh, yaitu :
  1. Gejala lokal (pada daerah sengatan) : Rasa panas dan nyeri, Pembengkakan, Gatal-gatal,  Benjolan merah
  2. Gejala menyeluruh (sistemik) : gatal seluruh tubuh, gangguan pernapasan, syok anafiatik, bahkan Insufisiensi ginjal yang berpotensi mengancam jiwa akibat sengatan yang banyak pada satu waktu (tawon/lebah main keroyokan). 
 Protein dalam racun bertindak sebagai enzim, satu enzim melarutkan semen yang menjaga sel tubuh bersama-sama, sementara yang lain meningkatkan perforasi dinding sel. Kerusakan ini melepaskan serpihan jaringan kecil yang akan dihilangkan melalui ginjal. Tetapi, jika serpihan tersebut terlalu banyak terakumulasi pada ginjal dalam waktu terlalu cepat, maka ginjal akan tersumbat dan dapat menyebabkan kematian akibat gagal ginjal.

MENGOBATI SENGATAN LEBAH
Lepaskan perhiasan seperti cincin (jika memakai),seandainya yang disengat lebah adalah di daerah tangan. Langkah pertama dalam mengobati sengatan lebah adalah dengan menghilangkan sengatnya. Carilah titik hitam di area yang tersengat, di sinilah sengat lebah berada. Cabut sengat lebah dengan kuku atau alat bantu, misalnya pinset. Penting untuk mencabut sengat lebah karena bila dibiarkan menempel dalam tubuh dalam waktu lama bisa menyebabkan infeksi serius. Tapi ingat, jangan asal main cabut begitu saja.Karena bisa jadi racun yang keluar malah semakin banyak,ini dikarenakan kantong bisa pada pangkal sengat lebah tersebut tertekan saat mencabut.Sebaiknya pergunakan pinset,lalu tarik mulai dari bagian yang paling dekat dengan kulit pada sengat lebah yang masih menempel. Pastikan juga tidak ada bagian sengat yang tertinggal. Cucilah daerah yang tersengat dengan sabun dan air. Kompres dengan air dingin atau es untuk mengurangi penyerapan dan penyebaran racun 

Beberapa cara mengobati sengatan lebah secara alami :
1. Kompres Es
Kompres es merupakan salah satu pengobatan rumah terbaik untuk meredakan sengatan lebah. Setelah sengat dicabut, kompreskan es di area yang disengat. Cara kerja kompres es adalah dengan membuat area tersebut mati rasa, sehingga sensasi nyeri akan mereda. Kompres es juga bisa mengurangi terjadinya pembengkakan karena aliran darah menjadi berkurang ke area yang dikompres. Hindari mengompres dengan es lebih dari 20 menit. Beri jeda sekitar 15 menit diantara setiap melakukan kompres es.
2. Pasta Gigi
Pasta gigi merupakan zat alkalin yang bisa menetralkan racun. Di alam, zat alkalin ini bersifat asam. Beberapa pasta gigi juga mengandung gliserin yang bisa menarik keluar racun dari sengatan lebah. Namun, perlu diwaspadai bila muncul iritasi atau ruam setelah dioles dengan pasta gigi. Bila terjadi iritasi atau ruam, segera cuci kulit untuk menghilangkan pasta gigi.
3. Pepaya
Setelah sengat dicabut, gosokkan pepaya beberapa kali ke area sengatan. Pepaya mengandung papain, senyawa yang bisa memecah protein racun sengatan. Namun, hindari menggunakan pepaya jika Anda memiliki alergi terhadap lateks. Bila terjadi ruam, segera hentikan penggunaan pepaya dan bilas secara menyeluruh area tersebut.

4. Baking Soda
Pasta yang terbuat dari baking soda dan air sangat efektif untuk mengobati sengatan lebah. Oleskan pasta baking soda di area sengatan selama 15 sampai 20 menit. Perawatan ini bisa meredakan rasa sakit yang muncul akibat sengatan lebah.


5. Minyak Atsiri (Essential Oils)
Minyak esensial seperti minyak lavender dan minyak jarak bisa juga dioleskan ke area sengatan untuk mengurangi bengkak dan rasa sakit. Mengoleskan madu atau jus lidah buaya ke area sengatan juga merupakan pengobatan rumah yang efektif.


6. Cuka
Buatlah pasta dari cuka dan baking soda. Oleskan pasta pada daerah yang terkena dan biarkan selama waktu yang diinginkan. Cuka dapat menetralkan racun sengatan lebah. Selain itu, cuka bekerja dengan komponen lain dari pasta untuk meringankan ketidaknyamanan akibat sengatan. Gejala yang umum dari sengatan lebah akan mereda dalam beberapa jam setelah menggunakan pengobatan di atas. Namun, bila merasa mual, pusing, lidah membengkak, atau mengalami kesulitan bernafas, segera hubungi dokter.


Pengobatan Medis Secara Spesifik ( Dilakukan atas saran dokter atau yang ahli)
Untuk mengatasi gejala lokal:
  1. Kompres daerah sengatan menggunakan es (kantung es)
  2. Beri obat golongan antihistamin untuk menguragi gatal ( misalnya:loratadine 10 mg 1×1, Terfenadine 60 mg 2×1, mebhydrolin napadisilate 50 mg 3×1, chlorpheniramine maleate 4 mg 3×1, cetrizine diHCl 10 mg 1×1,fexofenadine HCl 60 mg 1×1, dll )
  3. Beri pereda sakit. Bila rasa sakit belum berkurang, dapat diberi suntikanlidokain 2% atau kombinasi lidokain 2% dan triamsinolon diasetat.
Untuk mengatasi gejala menyeluruh (sistemik).
  1. Beri suntikan epinefrin 0,3-0,5 cc secara subkutan (di bawah kulit) dan dapat diulang 10 menit jika diperlukan. Untuk kasus yang berat, suntikan dapat diulang selama beberapa hari.
  2. Beri kortikosteroid.
  3. Beri antihistamin. Dapat juga diberikan kombinasi kortikosteroid dan antihistamin.
  4. Desensitisasi. Langkah ini ditempuh untuk orang-orang yang dalam kesehariannya beresiko tersengat lebah, misalnya: para pekerja ternak lebah.

Cara Agar Terhindar Dari Sengatan Lebah
  • Hindari memakai aftershave atau parfum.
  • Hindari meminum minuman beraroma dan berasa manis.
  • Hindari memakai pakaian berwarna cerah, warna cerah bisa menarik perhatian lebah.
  • Tutupi makanan dengan penutup jika berada diluar ruang.
  • Jika lebah atau tawon mendekati anda, jangan panik atau melambai-lambaikan tangan untuk mengusirnya. Duduk atau berdirilah dengan tenang dan tidak membuat gerakan tiba-tiba yang membuat lebah merasa terancam.
  • Berhati-hatilah saat berkebun, karena di kebunlah habitat mereka.
  • Segera lakukan penanganan medis jika timbul gejala-gejala berbahaya akibat sengatan lebah.




disalin untuk melestarikan ilmu pengetahuan dari :
http://health.detik.com/read/2012/08/14/092153/1990581/1407/pertolongan-pertama-apabila-disengat-lebah
http://melifera.wordpress.com/2013/08/31/cara-agar-tidak-bengkak-bila-di-sengat-lebah/
http://www.anehdidunia.com/2012/03/bahaya-sengatan-lebah-cara-menghindari.html
http://tiportips.blogspot.com/2013/12/Tips-Cara-Mengobati-Sengatan-Lebah-Secara-Alami.html
http://farmatika.blogspot.com/2012/10/pengobatan-tersengat-lebahtawon.html
http://www.amazine.co/26204/6-tips-mengobati-gejala-sengatan-lebah-secara-alami/
http://mediskus.com/tips/menangani-sengatan-gigitan-serangga.html